sekelebatsenja: belajar dari pasar beringharjo

belajar dari pasar beringharjo

sabtu,

mendung menggantung di langit jogja, tapi tidak menyurutkan keinginanku untuk menjelajah pasar terbesar di kota ini

beringharjo, tentu saja.
berkaos katun dan bercelana pendek, rasanya pas benar kostumku;
simpel dan tidak gerah. ah, aku sudah tidak sabar untuk mengayunkan kaki masuk

hari sabtu ini pasar beringharjo ramai benar. maklumlah akhir pekan, kebanyakan orang sengaja datang ke pasar untuk membeli stok kebutuhan selama seminggu mendatang, untuk kulakan atau cuma jalanjalan saja seperti aku. pokoknya berbagai macam jenis manusia tumplek-blek, menyatu dalam denyutan nadi beringharjo. 

perjalananku dimulai di loslos batik. aku tersenyum melihat seorang ibu muda yang sedang mengandung dengan gigih merayu calon pembeli. disinilah mereka mendapatkan uang untuk hidup…sejenak aku berpikir,berapa ya keuntungan yang mereka dapat dalam sehari? apa sepadan dengan tenaga yang ia dikeluarkan? terlintas juga rasa kasihan pada calon ibu muda itu dan sedikit rasa kesal pada sang nyonyah juragan …perutnya makin membesar, namun masih bekerja. apa dia nggak boleh cuti sama juragannya?entah…

sulit memang untuk menyalahkan…si ibu muda butuh uang maka ia bekerja, dan sang juragan juga tentunya akan kerepotan bila si mbak cuti kelamaan...

tibatiba terdengar suara bergemuruh dari atap pasar. ternyata hujan turun dengan lebatnya, menciptakan suara yang sangat berisik dan sedikit…mengerikan. seperti triplek yang dipukulpukul pake batu. namun, tak ada yang berubah di dalam pasar. orangorang tetap mengacungacungkan dagangannya dan para calon pembeli masih menawar seperempat dari harga yang ditawarkan. yang berbeda cuma yu penjual gudheg dan simbahsimbah penjual sayuran saja yang pindah karena tempatnya tadi basah ketampu air hujan. 

padahal baru sebentar aku tiba dipasar ini, dan baru seperlima-nya saja yang kujelajahi tapi kakiku sudah letoy, dan kerongkongan tidak bisa berkompromi. aku haus tak terkira. untung saja aku membawa air mineral. glek..glek..segaarr.

aku memutuskan untuk duduk sebentar dibawah tangga didekat penjual es teh- jasmine tea kalo di menu restoran- dan menikmati orang yang berlalu lalang dihadapanku, sibuk dengan apa yang mereka lakukan. kegiatan ini ternyata sangat menyenangkan lho…apalagi melihat segerombolan mas-mas pengamen yang berusaha berdandan dan berlagak layaknya artis terkenal -hmm usahanya boleh juga dihargai-. aku tersenyum-senyum dikulum melihat tingkah laku mereka. apalagi ketika gerombolan itu menggoda seorang mbak yang tinggi semampai dengan rambut agak merah -mahakarya johnny andrean tampaknya- terurai. agak menggelikan…si mbak saking ketakutan diganggu sama para artis jalanan yang berkostum hampir seragam itu, lari terbiritbirit masuk ke dalam salah satu los dan mencari perlindungan disana.  

tiba-tiba aku ingat kalau harus selalu waspada bila berada dalam pasar segede ini, kabarnya copet disana sini. mungkin itu juga yang membuat pemerintah kabarnya mulai memikirkan pemasangan CCTV di beberapa titik rawan. aku merabaraba bagian luar saku celana. ahhh..lega, dompet dan HP masih ada ditempatnya. karena kupikir sudah kelamaan duduk, aku beringsut dari tempat duduk yang tidak nyaman sama sekali itu, mau melanjutkan penjelajahanku. 

belum lagi aku berdiri, tibatiba kuterhenyak melihat seorang bapak tua sedang memanggul beras yang kelihatannya sangat berat. dia berjalan pelanpelan menyusuri lorong pasar yang saat itu semakin ramai dengan orangorang yang berteduh dari hujan. kelihatannya beras itu beratnya sekuintal, atau mungkin lebih…pandanganku pun mengikuti sampai dimana bapak itu berhenti dan menurunkan beban di punggungnya. aku terkejut ketika mendapati badannya yang sekarang tanpa beban itu, tetap membungkuk. ah, waktu dan beban yang berat telah berhasil memaksa tulang belakangnya tidak lagi dapat tegak. air mataku hendak merebak, namun kuurungkan tangisku.

kuakui aku memang orang yang mudah sekali terharu, apalagi pada saatsaat seperti ini ketika aku menyadari bahwa setiap orang itu memang digariskan untuk punya peran masingmasing; dan yang perlu dilakukan hanyalah melakonkan peran itu dengan sebaik-baiknya, dengan rasa nrimo, tidak menuntut banyak dan mengeluh.

bapak itu, dengan matanya yang lugu, adalah seseorang dari sekian ribu manusia yang ada di pasar ini; yang bekerja keras dan tak kenal lelah untuk bertahan hidup. aku membayangkan kira-kira ia tinggal dimana dan berapa jumlah anaknya dan apakah kebutuhan mereka tercukupi dengan penghasilan bapak itu. umurnya mungkin tidak selisih begitu banyak dari bapakku, namun hidup yang keras telah memperbanyak kerutan di wajahnya, hingga tampak beberapa tahun lebih tua dari umurnya. pucat dan letih...

aku…dimana aku? 

aku tetap disini, ditempatku tadi duduk, dan sekarang berdiri. tidak tahu apa yang akan kulakukan. detik itu kusadar begitu banyak hal yang selama ini terlewatkan dari kehidupan kampusku, rutinitasku…nilainilai akademis, yang kurasa jauh dari kehidupan yang sesungguhnya. 

seperti mimpi. 
mungkin terlalu filosofis, namun dipasar inilah kurasa, hidup yang sesungguhnya. 

senyuman manis dari mbak penjual aksesori rambut membuyarkan lamunanku. dengan ramah dia menawariku jepit rambut yang katanya model paling baru- keramahan khas nyogja- tapi aku bilang "mboten mbak, maturnuwun…" menolak dengan halus supaya aku tidak merasa bersalah atas keramahannya. 

kulanjutkan pengembaraanku selama 2 jam. aku sudah mendapatkan apa yang aku cari, yang hanya ada di pasar gedhe beringharjo-setidaknya menurutku. semacam akarakaran yang biasanya untuk jamu dan beberapa jajan pasar yang langka. setelah itu aku memutuskan untuk pulang. 

hal terakhir yang membuatku terhenyak adalah pemandangan yang kulihat sebelum aku menembus hujan rintikrintik untuk mengambil mobil diparkiran. seorang simbah yang sudah sangat tua, mungkin 90an mungkin juga sudah 100tahunan lebih terlihat menggendong sisa dagangan dipunggungnya yang sudah renta itu. tak terlihat rasa letihnya setelah berdagang seharian, malahan ia sempat bercanda dengan seorang tukang becak yang kakinya bengkak karena tersandung pinggir pintu pendopo pasar. mereka tertawa lepas. mengakhiri berdagang hari ini dengan perasaan bahagia, dan bersiap lagi besok pagi untuk memulai hal yang sama.

rutinitas harian.

ah, simbah itu…membuatku teringat pada almarhumah simbahku yang semasa hidupnya menghabiskan hariharinya dengan berjualan di pasar. aku menaruh rasa hormat yang tinggi pada orangorang seperti mereka, yang bekerja keras dan tidak suka menggantungkan hidupnya pada orang lain, para perempuan kuat yang tidak sekedar menengadahkan tangannya memohon belas kasihan orangorang.

aku pulang, pulang kembali pada kehidupan mahasiswiku yang penuh tugas dan menghabiskan berlembarlembar kertas. pikiranku terus tertuju pada rangkaian kejadian tadi. seperti memutar film saja (aku suka sekali frase ini). teringat janji bertemu dengan seseorang, akupun menghentikan kesibukanku mengetik…

sayang, aku datang...

21 komentar:

boy said...

aku teringat, sepotong sajak dari Umbu Landu Paranggi;
Dan mungkin itulah yang dimaksud dari "nasi bungkus ibu beringharjo"
akan selalu terbawa sampai melangkah ke ruang tamu.
Sedang ada yang menunggu.

wendra wijaya said...

Wah, janjian ama sapa tuh?

Sepakat sekali, Senja. Bagiku, pasar adalah kesederhanaan, cermin kejujuran dan kesahajaan...

Di sana pula, kita dapat melihat secara gamblang bagaimana orang-orang tengah merayakan kehidupannya dengan iklas..

Ketika ke Jogja, sayang sekali aku tak sempat menikmati suasana Pasar Beringharjo. Entah kapan aku bisa menapakkan kakiku di sana...

Web CRM said...

nice info

gus said...

saya selalu mampir di sevuah warung kopi di sebelah pasar Johar (semarang) pas saat merasa kehilangan gagasan....Pasar kadang sangat inspiratif

cerita senja said...

@boy: pasarpasar ada dalam nasi bungkus..dibuka dan dinikmati dengan ramai

@wendrawijaya: pasar menawarkan rindu pada setiap jiwa yang pernah singgah

@web crm: yap thx

@gus: yak, hati dan pikiran ada di pasar, inspirasi ada di hati dan pikiran :)

extranyos said...

Beringharjo, Klewer, Solo, Jogja, di tempat2 itu gw jadi selalu merasa bersyukur atas kehidupan gw sekarang, betapapun beratnya, masih ada yang lebih-harus-mesti memeras keringat untuk sekedar mendapat makan untuk hari ini

diorockout said...

Panjang.....

senoaji said...

salam,

pasar buat ku adalah jejaring bisnis, semuanya diperdagangkan, termasuk fenomena2nya. Sebuah galery dengan topeng karakter beda2, dipamerkan dengan pengadegannya masing2. Yang terlihat remuk belum tentu seremuk2nya yang kita lihat. karena memang gak terbiasa.

tabiek

Blogger Addicter said...

klo aku kepasar..??duhhhh..paling bosen klo disuruh nganter ibu..hehehe..abis jadi tukang kuli angkut..wekekek..

tp krn skg udah tua yah..mau dong..sekalian jalan-jalan..hehehe..

seru liat tawar2an di pasar tradisional yah..

cory nie..ga nyambung ama pasarmu wind..wakakakak..

cerita senja said...

@extranyos:ya, bersyukur sekali bahwa tak perlu terlalu sulit untuk menikmati sesuatu, yang bahkan mungkin tak terbayang di benak mereka.

@diorockout: yap

@senoaji: mungkin pendapat anda ada benarnya, tapi menurut pengalaman saya (sebagai seseorang yang pernah bergaul langsung dengan pasar sebagai seorang asisten pedagang meskipun tak begitu lama) selalu saja ada yang menderita dari hubungan juragan-kacung,juragan-pembeli, dll, dan tak sampai hati rasanya untuk mengatakan "penderitaan yang diperjualbelikan"
salam

@blogger addicter:gapapa gak nyambung. komen, apapun komennya adalah bentuk apresiasi :P tapi kalo komennya kelewat ngawur...siapsiap aja dapat lemparan kulkas
*ah si bli de udah punya koleksi banyak kulkas donk, hihi*

Kristina Dian Safitry said...

cantik..lain kali aku diajak jelajah jelajah ya?he..he...

Nanoq da Kansas said...

di pasar kita ketemu

di ribuan hektar lahan perkebunan
kita menanam palawija hingga
empah-rempah
di ribuan hektar hamparan persawahan
kita menanam dan memanen padi hingga ketan
di ribuan mil kelokan sungai
kita minumkan dan mandikan ternak
di sepanjang kaki langit bentangan samudera
kita membentang layar mengayuh dayung
memanen ikan-ikan, menjemur garam hingga rumput laut
tapi hanya di pasar kita bisa bertemu

secangkir kopi, sepoci teh atau segelas susu
tersaji hangat di atas meja ruang kerja
banyak laporan yang kita baca
tentang rakyat yang sejahtera atau yang melarat
sepiring nasi, semangkuk sayur pedas
sepotong ikan goreng dan telur rebus
tersaji nikmat di meja makan
sambil kita baca koran tentang negeri
tapi hanya di pasar kita bisa bertemu

karena pasar adalah cermin kita
dengan aneka macam wajah
ada buruh kumal dan pegawai yang necis
ada ibu-ibu pedagang dari desa yang sederhana
ada perempuan pengusaha cantik bergincu
ada supir bemo dan kernet yang diburu setoran
ada segerombolan pengemis di emper toko
ada bocah-bocah ingusan mengais tong sampah
itulah pasar
cermin kita sesungguhnya
dan hanya di situlah kita bisa bertemu
dengan rakyat yang paling nyata!

cerita senja said...

@kristina dian safitry: halo mbak dian, okei besok kuajak, tapi kita ketemu di hongkong dulu :)

@nanoq da kansas: di pasar kita bertemu, kau aku dan senja yang semburat. menyampaikan keluh, syukur dan tangis bersamaan..

Caroline Sutrisno said...

pasar itu bisa membuka mata kita pada banyak hal yang sering kali kita lewatkan begitu saja...

aku juga sering mendadak mo nangis klo pas ke pasar dan ngeliat beratnya kehidupan mereka di dalam pasar itu...

Lyla said...

wah pas hari sabtu aku juga jalan2 disekitar beringharjo kok ga ketemu ya??

dewi fira said...

OBAT PERANGSANG WANITA
Sex Drops Cair
Potenzol Cair
Perangsang Jel
Red Spider Cair
Viagra Cair
DH2O Cair
Blue Wizard Cair
Black Ant Cair
Spanish Fly Cair
Spanish Fly D5
Obat Plant Vigra
Permen Ailida
Permen Karet Perangsang
Perangsang Serbuk
Black Ant Serbuk

ALAT PEMBESAR PENIS
Pro Extender
Vakum Pompa Penis

OBAT PEMBESAR PENIS
Neosize XL
Vigrx Plus
Vimax

OBAT MANDUL
Obat Penyubur Sperma
Obat Penyubur Kandungan
Obat Penambah Sperma

PEMBESAR PAYUDARA
Vakum Pompa Payudara

dewi fira said...

SEX TOYS PRIA
Vagina Getar Suara
Vagina Ngangkang Getar Suara

SEX TOYS WANITA
Penis Tempel Manual
Penis Maju Mundur Putar
Vibrator Lipstik
Penis Sakky Elektrik
Penis Kelabang

OBAT tAHAN LAMA
Maximum Powerfull
Africa Black Ant Kapsul
Procomil Spray
Darling
Stud 007

Anita Tri Ulina said...

Wonder Full. Semoga allah swt akan selalu mempermudah hambanya. Insya Allah Sukses Selalu. Silahkan Klik Tautan Dibawah Ini :
Toko Online HerbalKing Obat HerbalGudang Obat HerbalJual Obat HerbalJual HerbalJual Produk HerbalJual Herbal MurahHerbal BandungProduk HerbalHerbal HabbatsAozora Shop Onlinetoko onlineJual Baju AnakJual Baju BayiJual Baju DewasaJual Sepatu BayiJual Sepatu anak AnakJual Sepatu DewasaJual Perlengkapan BayiJual Perlengkapan Anak AnakJual Perlengkapan DewasaTupperwareTupperware MurahTupperware UpdateTupperware Bandung juaraJual TupperwareKatalog TupperwareJual Online TupperwareTupperware ResepTupperware katalog baruRaja Tupperware BandungCollection TupperwarePenyakitObatbusinesKesehatanHot NewsDownload E-bookKhasiat dan ManfaatHidup SehatDokter HerbalPenyakit

Anita Tri Ulina said...

Insya Allah Sukses Selalu. Silahkan Klik Tautan Dibawah Ini :
Toko Online HerbalKing Obat HerbalGudang Obat HerbalJual Obat HerbalJual HerbalJual Produk HerbalJual Herbal MurahHerbal BandungProduk HerbalHerbal HabbatsAozora Shop Onlinetoko onlineJual Baju AnakJual Baju BayiJual Baju DewasaJual Sepatu BayiJual Sepatu anak AnakJual Sepatu DewasaJual Perlengkapan BayiJual Perlengkapan Anak AnakJual Perlengkapan DewasaTupperwareTupperware MurahTupperware UpdateTupperware Bandung juaraJual TupperwareKatalog TupperwareJual Online TupperwareTupperware ResepTupperware katalog baruRaja Tupperware BandungCollection TupperwarePenyakitObatbusinesKesehatanHot NewsDownload E-bookKhasiat dan ManfaatHidup SehatDokter HerbalPenyakit

Game Online said...

SHINCHANPOKER.COM AGEN POKER DAN DOMINO TERBAIK DI INDONESIA

MIYABIPOKER.COM AGEN POKER DAN DOMINO ONLINE TERBAIK DI INDONESIA

CAHAYAPOKER.COM AGEN JUDI POKER DAN DOMINO UANG ASLI ONLINE TERPERCAYA INDONESIA

SAHABATQQ.COM AGEN DOMINO99 DAN POKER ONLINE TERBESAR DI ASIA

ituDewa.net Agen Judi Poker Domino QQ Ceme Online Indonesia

Referensi Judi Poker Domino QQ Ceme Online Indonesia

Anita Tri Ulina said...

Mantaps :) CurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerifCurzerif