sekelebatsenja: April 2009

selalu membuatku tersenyum kecil...

kau bilang: "ini buatmu.."
ku bilang: "aku kan tak sedang ulang tahun dan kita tak sedang merayakan sesuatu"
kau bilang: "bukalah"
jeda sebentar dan kau tambahi "tapi maaf... aku tak bisa membungkus kado"

ini lho yang selalu bikin aku tersenyum kecil 
seperti ketika kubaca selarik ucapan di halaman muka sebuah buku

"sebagai pengganti bunga"

:)

hari yang tak jelas

siang tadi saya ikut kawan ke kampus, menengok perpustakaan milik fakultasnya. pada mulanya saya tertarik dengan cerita si kawan tentang si perpus. perpustakaan yang saya kenal itu kan tempat yang tenang, dan penuh orang yang khusyuk baca buku. mau sedot ingus, batuk atau berdeham aja perlu pikirpikir dulu.
 
tapi disana lain

suasana perpustakaan di kampus kawan itu beda banget dari yang saya kenal. tak tenang blas lah pokoke. suasana ‘singgg’ yang biasa saya alami saat masuk perpustakaan macam amcor, ignatius, sadhar, dan perpustakaan lain yang pernah saya datangi tak muncul. diganti suasana glegh. 
kenapa? 
karena di perpustakaan itu saya melihat pemandangan yang sungguh lain. datangdatang udah disuguhi suara lagu pop cengeng dalam negeri yang mengalun lumayan kenceng [dari speaker deket plafon], lalu sesekali terdengar cekakak bunyi tawa ditengah pembicaraan gosip oleh entah itu siapa. ya ampun! lebih mirip selasar ambarrukmo plaza deh, atau lantai 1 mirota kampus.

ah memang tempat yang aneh, jadi agak ribet memulai ritual bersetubuh dengan buku. saya kaget dan mulanya merasa canggung, untuk menguranginya saya ambil sebuah buku kumpulan cerpen tipis dan mulai duduk membaca diantara mahasiswa yang lagi baca skripsi. sekitar 6 halaman bisa saya selesaikan namun karena masih merasa aneh saya putuskan tak jadi baca buku. walhasil saya malah ngikut ngobrol kayak orangorang yang lain itu.

bosen duduk mengobrol di perpustakaan akhirnya saya dan kawan pindah ke kantin yang tak jauh dari sana. tapi kegiatan mengobrol jilid 2 di kantin ini cuma sebentar saja karena si kawan yang sedang menyusun skripsi harus mengikuti bimbingan dengan dosen. jadilah saya duduk menunggu sendiri di pojok kantin, eh sebenarnya tak sendiri sih ada 2 buku yang temani saya kok. yang satu adalah buku favorit yang sudah berulangkali saya baca [dan akan saya baca lagi untuk kesekian kalinya] sama satunya buku rekomendasi kawan [si kawan ini selalu kasi rekomendasi (terutama kuliner) yang tak pernah beres tapi anehnya selalu saya coba. heran saya…kenapa ya?].

weh mulai kesana kemari ceritanya.

seharusnya saya kan merasa kikuk dan tak nyaman berada di tempat yang ramainya minta ampun dan asing ini. sendirian pula. tak ada yang saya kenal sama sekali. tak ada juga yang kenal saya. tapi anehnya saya malah nyaman banget. baca bukunya tak keganggu orang panggilpanggil nama. semakin khusyuk saja saya balik halaman demi halaman sampai tak menyadari ternyata yang duduk di depan saya sudah ganti orang. saya masih baca buku sampai akhirnya si kawan datang bawa draft skripsi yang bakal bersampul ungu itu.

lengkap sudah hari yang aneh. skripsi kok sampulnya ungu. ada ada saja fakultas timur persis kampus saya itu.

pagi ini

pagi ini saya bangun dan merasa agak lebih bodoh dari hari biasanya. 

bukan, 
maksud saya bukan “biasanya saya pintar” 
biasanya saya memang bodoh, tapi hari ini merasa agak lebih bodoh. wow!

setelah dipikirpikir lagi mungkin garagara pola tidur saya lagi nggak bagus. belakangan saya selalu mulai tidur dini hari. membawa kegelisahan dan racauan yang baru tiap harinya. udah tahu dini hari, tapi gak kunjung tertidur.
kadang heran dengan kuota pikiran sendiri. bisabisanya menampung berbagai hal yang kayaknya tidak penting. coba bayangin saja, masak bisabisanya saya tak merem hanya garagara ada suara dari dalam kepala: “menurutmu kenapa tempat duduk di KFC itu gak ada yang empuk”. belom lagi kejawab sudah disusul yang lain macam “kok jambu air bentuknya gitu sih”, atau “kenapa ya di depan gedunggedung penting yang terkenal di dunia depannya pasti ada kolam” tuh kan, benarbenar gak penting kan?
kadangkadang karena terlalu sibuk mengirangira jadinya malah ketiduran. sampe pagi. kalo saya masih ingat berbagai pertanyaan semalam, pasti paginya langsung search di google. tapi sayangnya lebih seringan gak inget sih.

nah lho, saya mau cerita apaan sih?

dan pagi ini rasanya saya mengalami lebih suhu (=overheat). pas bangun yang terasa cuman kepala berat dan loding lambat, mata mengerjap tak keruan, badan pegel. kayak abis digiles traktor mungkin.

eh tapi siapa bilang saya gak semangat?
saya semangat kok, horeeee!!!

(postingan macam apa ini, sangat tidak berseni tinggi!! 
*tapi suka kaaaannn?*^$#*()*&%$)